Perencanaan Sistem

  1. Perencanaan adalah ‘proses mempersiapkan kegiatan-kegiatan secara sistematis yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu.
  2. Sistem dapat didefinisikan suatu kesatuan utuh yang terdiri dari bagian-bagian, hubungan antar bagian-bagian,  serta atribut dari masing-masing bagian-bagian tersebut.
  3. Menurut UU Nomor 20/ 2003 tentang Sisdiknas : Sistem Pendidikan adalah Keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan
  4. Pendidikan Agama Islam Menurut Kurikulum 2004 tentang Standar Kompetensi Mapel PAI didefinisikan sebagai : Usaha sadar dan terencara dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, meenghayati, mengimani,bertaqwa, berahlak mulia, dan mengamalkan ajaran agama islam dari sumber utamanya yaitu Al-qur’an dan Al-hadist melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan latihan serta menggunakan pengalaman.
  5. perencanaan pendidikan adalah ‘suatu penerapan yang rasional dari analisis sistematis proses perkembangan pendidikan dengan tujuan agar pendidikan itu lebih efektif dan efisien serta sesuai dengan kebutuhan dan tujuan para peserta didik dan masyarakatnya.
  6. perencanaan pendidikan adalah ‘suatu kegiatan melihat masa depan dalam hal menentukan kebijakan, prioritas dan biaya pendidikan dengan memprioritaskan kenyataan yang ada dalam bidang ekonomi, sosial, dan politik untuk mengembangkan sistem pendidikan negara dan peserta didik yang dilayani oleh sistem tersebut.
  7. Perencanaan Sistem PAI adalah : Suatu kegiatan melihat masa depan dalam hal menentukan kebijakan, prioritas, dan biaya pendidikan dengan memprioritaskan kenyataan yang ada dalam bidang ekonomi, sosial, dan politik untuk mengembangkan sistem pendidikan agama Islam dan pesera didik yang dilayani oleh sistem tersebut.

Tujuan Perenc. Sistem PAI

a. Untuk standar pengawasan pola perilaku pelaksana pendidikan,

b. Untuk mengetahui kapan pelaksanaan perencanaan pendidikan itu diberlakukan dan bagaimana proses penyelesaian suatu kegiatan layanan pendidikan

c. Untuk mengetahui siapa saja yang terlibat (struktur organisasinya) dalam pelaksanaan program atau perencanaan pendidikan, baik aspek kualitas maupun kuantitasnya, dan baik menyangkut aspek akademik-nonakademik

d. untuk mewujudkan proses kegiatan dalam pencapaian tujuan pendidikan secara efektif dan sistematis termasuk biaya dan kualitas pekerjaan

e. Untuk meminimalkan terjadinya beragam kegiatan yang tidak produktif dan tidak efisien, baik dari segi biaya, tenaga dan waktu selama proses layanan pendidikan

f. Untuk memberikan gambaran secara menyeluruh (integral) dan khusus (spefisik) tentang jenis kegiatan atau pekerjaan bidang pendidikan yang harus dilakukan

Manfaat Perencanaan

1.Standar pelaksanaan dan pengawasa

2.Pemilihan berbagai alternatif terbaik

3.Penyusunan skala prioritas, baik sasaran maupun kegiatan

4.Menghemat pemanfaatan sumber daya organisasi

5.Membantu manager menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan

6.Alat memudahkan dalam berkoordinasi dengan pihak terkait

7.Alat meminimalkan pekerjaan yang tidak pasti

Fungsi  Perencanaan

  1. Menunjukkan arah perkembangan yang akan dituju.
  2.  Sebagai pedoman atau peta jalan dalam  melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.
  3. Sebagai sarana inovasi pendidikan.
  4. Sebagai usaha untuk mennyelaraskan antara sumber daya dengan harapan atau tujuan yang akan dicapai.
  5. Sebagai salah satu dasar untuk megadakan kontrol dan evaluasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s